Rabu, 07 Desember 2011

Beberapa fase-fase saat putus CINTA :)



Putus cinta itu hal yg menyakitkan bagi semua Orang. Kesal, marah, rasa kesepian dan terasingkan adlh wajar dirasakan Orang yg putus cinta. Sama seperti fase pacaran (kenalan, pendekatan, kencan, menjadi kekasih), putus cinta pun memiliki tahapan atau fasenya sendiri. Pastikan Anda bisa tegar melewati setiap tahapnya, dan hidup baru yang lebih baik akan bisa diraih. Berikut ini Fase-fase yang akan Anda alami setelah putus cinta, dan tips mengatasinya, seperti dikutip dari She Knows..



  1. Fase 1: SYOK, Saat jalinan asmara berakhir, mungkin Anda akan syok, merasa tidak sanggup menghadapi apa yang akan terjadi selanjutnya. Perasaan itu bisa saja berlangsung hanya 1 menit, bisa jg seminggu bahkan berbulan-bulan; bila putus cinta terjadi secara mendadak. Secara fisik, mungkin Anda akan mengalami sulit bernapas dan tidur tak nyenyak. Jangan terburu panik jika mengalami hal-hal di atas. Terkejut atau syok merupakan reaksi alami, sebagai perlindungan tubuh dari rasa sakit. Cobalah tenangkan diri dengan meditasi atau berjalan-jalan di sekitar kompleks rumah, taman kota dan kawasan hijau lainnya.
  2. Fase 2: PENYANGKALAN,"ini tidak benar2 terjadi". Mungkin kata2 itu yg terlintas dipikiran ketika masih sedih karena putus cinta. Anda berusaha menolak keadaan yang sebenarnya, dengan harapan masih bisa kembali pada sang kekasih. Pada fase ini, Orang yang baru putus cinta masih sering menelepon, e-mail, chat online atau memata-matai mantannya lewat Facebook. Terimalah keadaan bahwa Anda dan pasangan sudah Putus. Ada baiknya mencari orang lain agar bisa melampiaskan semua yang Anda rasakan. Tidak usah berusaha tegar atau tenang. Memendam perasaan akan buat Anda semakin emosional dan terperangkap dlm perasaan tdk menentu.
  3. Fase 3: MENYENDIRI, Meskipun perlu dorongan dari teman / orang terdekat utk tetap optimis ke depan, ada kalanya Anda ingin menyendiri. Boleh saja mencoba 'menikmati' kesedihan seorang diri. Tapi jangan biarkan Anda terisolasi dari dunia luar terlalu lamaSegarkan tubuh dan pikiran dengan mandi air hangat, lalu rencanakan jadwal ke mana Anda akan pergi seharian.
  4. Fase 4: MENYIMPAN AMARAH, di fase ini, Anda sdh bisa menerima kenyataan kalau hubungan sdh berakhir. Anda pun tak lagi mengasingkan diri. Namun kemarahan masih bersarang di hati Anda. Semua Hal/Barang yang mengingatkan Anda pada dia membuat Anda lekas kesal atau marah. Melakukan tindakan kasar agar sang mantan menyesal memutuskan Anda, tidak akan membawa keuntungan apa-apa selain (mungkin) rasa puas. Jika amarah tak bisa Anda kontrol, luapkan ke tulisan atau ajak teman2 berkaraoke lagu-lagu favorit. Anda akan merasa lebih baik.
  5. Fase 5: Berharap Si Dia Akan Kembali, Anda berharap masih bisa memperbaiki hubungan yang telah rusak. Terkadang juga Anda cenderung menyalahkan diri sendiri, kenapa asmara ini bisa berakhir. Di fase ini, Orang yang putus cinta biasanya akan berusaha tampil semenarik mungkin untuk mencuri kembali perhatian mantan kekasihnya. Yang berlalu biarlah berlalu. Kalaupun Anda ingin tampil Menarik, lakukanlah demi diri sendiri, bukan orang lain apalagi demi MANTAN. Bayangkan hal-hal yang membuat Anda bahagia dan buatlah rencana Anda ke depannya. Mungkin Anda bisa lebih fokus pada karir atau hobiDengan begitu, Anda perlahan-lahan akan melupakan mantan dan menjadi orang baru yang lebih optimis.
  6. Fase 6: PENERIMAAN, Di sini, Anda sdh mulai mengerti kenapa putus dgnya, dan menekankan pada diri sendiri utk menjadi orang yg lebih baik. Anda pun menyadari bahwa masa lalu dan pengalaman adalah guru terbaik untuk melangkah lebih baik di masa depan.  Mencapai fase ini, bisa makan waktu yg panjang, jd tidak ada salahnya merayakan keberhasilan dengan membeli hadiah untuk diri sendiri. Mungkin akan ada sedikit kenangan pahit yang terlintas, tapi itu adalah hal wajar. Yang penting, harus tetap berpikir positif.


Tuhan sudah Ciptakan Seseorang yang Benar-Benar Hanya Untukmu, tugasmu Hanya Memantaskan Diri dan Bersiap Untuk Menemukannya. Jangan pernah mengeluhkan masalah CINTA, TUHAN mengirimnya agar kamu bisa belajar sesuatu yg baik atau meninggalkan sesuatu yg buruk.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar