Rabu, 31 Oktober 2012

Ice Cream, Si Yummy


 Siapa sihh yang ga kenal es krim? hampir semua orang tentu tau es krim. Mulai dari yang mahal sampai yang murah. Ini nihh, es krim yang paling mahal



Nama: Frrozen Haute Chocolate
Negara: AS
Harga: 250 Juta Rupiah
Es Krim Termahal Di Dunia Ini adalah Menu es krim "Golden Opulence Sundae" di New York City’s Serendipity 3. Sampai sekarang sundae buatan Serendipity 3 selalu masuk sebagai sundae (es krim campuran) termahal di dunia, dengan harga mencapai 10 Juta Rupiah per porsi. Tapi kali ini, mereka benar-benar berusaha gila-gilaan. Frrozen Haute Chocolate seharga 250 Juta Rupiah ini adalah hasil kerjasama antara Serendipity 3 dan ahli pembuat perhiasan, Euphoria New York. Es Krim Termahal Di Dunia ini merupakan Sundae campuran dari 28 macam coklat, dan 14 di antaranya adalah coklat termahal dan paling eksotis di dunia.



Es krim adalah makanan yang mendunia, setiap orang mengetahui dan menyukai es krim. Saat ini telah banyak sekali fariasi es krim yang menambah kelezatnnya. Es krim yang lembut dan manis ini sangat disukai oleh banyak orang, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa.
Es krim merupakan kelompok hidangan beku yang memiliki tekstur semi padat. Berdasarkan komposisinya, es krim digolongkan menjadi tiga kategori, yaitu ekonomis, good average, dan deluxe. Nah, es krim komersial yang biasanya Anda beli pada umumnya berjenis ekonomi.
Mutu es krim biasanya ditentukan oleh bahan bakunya yang bermutu tinggi serta prosice pembuatannya yang higienis. Komposisi gizi per 100 gram es krim yang menonjol adalah energi (207 kkal), protein (4,0 g), dan lemak (12,5 g).

Apa Sih Es Krim
Jika Anda membayangkan es krim maka anda akan terbayang kelembutan dan ke-yummy-an rasanya. Untuk membuat dan menyimpan es krim sehingga kelembutan dan rasa yummy-nya terpelihara, kuncinya adalah bahan kimia. Tanpa sifat koligatif larutan atau sifat-sifat koloid tidak mungkin es krim lezat bisa diproduksi.Inilah proses pembuatan es krim :

1.      Struktur dan kandungan es krim
Es krim bila dilihat dengan mikroskop, lihat skala di gambar kiri 100 mikrometer. Di gambar kanan dalam skala yang lebih besar diperlihatkan komponen-komponennya: kristal es (warna biru-C), gelembung udara (A), gumpalan lemak (F), dan larutan yang mengandung gula, garam, dan protein susu (S, kuning).
Es krim tidak lain adalah berupa busa (gas yang terdispersi dalam cairan) yang diawetkan dengan pendinginan. Walaupun es krim tampak sebagai wujud yang padu, bila dilihat dengan mikroskop akan tampak ada empat komponen penyusun.yaitu : padatan globula lemak susu, udara (yang ukurannya tidak lebih besar dari 0,1 mm), kristal-kristal kecil es, dan air yang melarutkan gula, garam, dan protein susu.
Berbagai standar produk makanan di dunia mengizinkan penggelembungan campuran es krim dengan udara sampai volumenya menjadi dua kalinya (disebut dengan maksimum 100 persen overrun). Es krim dengan kandungan udara lebih banyak akan terasa lebih cair dan lebih hangat sehingga tidak enak dimakan.Bila kandungan lemak susu terlalu rendah, akan membuat es lebih besar dan teksturnya lebih kasar serta terasa lebih dingin. Emulsifier dan stabilisator dapat menutupi sifat-sifat buruk yang diakibatkan kurangnya lemak susu dan dapat memberi rasa lengket.

2.      Alat pembuat es krim
Nancy Johnson dari Philadelphia adalah orang yang pertama menciptakan alat pembuat es krim. Alat yang ia ciptakan adalah ember dari kayu yang di dalamnya ada wadah lebih kecil dari logam. Wadah logam ini dapat diputar dengan menggunakan pedal. Ruang di antara wadah kecil dan ember kayu diisi dengan campuran es dan garam. Alat-alat yang modern saat ini pun masih menggunakan prinsip yang sama.

3.      Cara Pembuatan Es Krim
Pembuatan es krim sebenarnya sederhana saja, yaitu mencampurkan bahan-bahan dan kemudian mendinginkannya. Air murni pada tekanan 1 atmosfer akan membeku pada suhu 0°C. Namun, bila ke dalam air dilarutkan zat lain, titik beku air akan menurun. Jadi, untuk membekukan adonan es krim pun memerlukan suhu di bawah 0°C. Misalkan adonan es krim dimasukkan dalam wadah logam, kemudian di ruang antara ember kayu dan wadah logam dimasukkan es.
Awalnya, suhu es itu akan kurang dari 0°C (coba cek hal ini dengan mengukur suhu es yang keluar dari lemari pendingin). Tapi, permukaan es yang berkontak langsung dengan udara akan segera naik suhunya mencapai 0°C dan sebagiannya akan mencair. Suhu campuran es dan air tadi akan tetap 0°C selama esnya belum semuanya mencair. Seperti disebut di atas, jelas campuran es krim tidak membeku pada suhu 0°C akibat sifat koligatif penurunan titik beku.Bila ditaburkan sedikit garam ke campuran es dan air tadi, kita mendapatkan hal yang berbeda. Air lelehan es dengan segera akan melarutkan garam yang kita taburkan.
Dengan demikian, kristal es akan terapung di larutan garam. Karena larutan garam akan mempunyai titik beku yang lebih rendah dari 0°C, es akan turun suhunya sampai titik beku air garam tercapai. Dengan kata lain, campuran es krim tadi dikelilingi oleh larutan garam yang temperaturnya lebih rendah dari 0°C sehingga adonan es krim itu akan dapat membeku.Tetapi, tunggu dulu! Kalau campuran itu hanya dibiarkan saja mendingin tidak akan dihasilkan es krim, melainkan gumpalan padat dan rapat berisi kristal-kristal es yang tidak akan enak kalau dimakan. Bila diinginkan es krim yang enak di mulut, selama proses pembekuan tadi adonan harus diguncang-guncang. Pengocokan atau pengadukan campuran selama proses pembekuan merupakan kunci dalam pembuatan es krim yang baik.Proses pengguncangan ini bertujuan ganda. Pertama, untuk mengecilkan ukuran kristal es yang terbentuk; semakin kecil ukuran kristal esnya, semakin lembut es krim yang terbentuk. Kedua, dengan proses ini akan terjadi pencampuran udara ke dalam adonan es krim. Gelembung-gelembung udara yang tercampur ke dalam adonan inilah yang menghasilkan busa yang seragam (homogen).

4.      Peran emulsifier
Metode sederhana pengadukan dan pendinginan secara serempak ini ternyata menimbulkan masalah lain.Krim pada dasarnya terdiri atas globula kecil lemak yang tersuspensi dalam air. Globula-globula ini tidak saling bergabung sebab masing-masing dikelilingi membran protein yang menarik air, dan airnya membuat masing-masing globula tetap menjauh. Pengadukan akan merusak membran protein yang membuat globula lemak tadi kemudian dapat saling mendekat. Akibatnya, krim akan naik ke permukaan. Hal seperti ini diinginkan bila yang akan dibuat adalah mentega atau minyak, tetapi jelas tidak diinginkan bila yang akan dibuat es krim.Penyelesaian sederhananya adalah dengan menambahkan emulsifier pada campuran. Molekul emulsifier akan menggantikan membran protein, satu ujung molekulnya akan melarut di air, sedangkan ujung satunya akan melarut di lemak. Lecitin, molekul yang terdapat dalam kuning telur, adalah contoh emulsifier sederhana. Oleh karena itu, salah satu bahan pembuat es krim adalah kuning telur. Selain itu, dapat digunakan mono- atau di-gliserida atau polisorbat yang dapat mendispersikan globula lemak dengan lebih efektif.

5.      Meriam
Karena prinsip pembuatan yang sangat sederhana itulah, maka pernah ada kejadian yang lucu dalam pembuatan es krim. Pilot Angkatan Udara Amerika pada saat Perang Dunia II (zaman itu di medan perang tentu sukar untuk mendapatkan es krim) kreatif membuat es krim dengan menggunakan wadah meriam! Para penerbang ini mengamati dan mendapatkan bahwa wadah meriam ternyata mempunyai suhu dan tingkat getaran yang cocok untuk menghasilkan es krim. Jadi, setiap kali mereka berangkat menyerang lawan, tak lupa mereka menempatkan satu wadah besar berisi adonan es krim. Hasilnya dalam perjalanan pulang dari penyerangan mereka akan dapat menikmati es krim yang sedap.

6.      Penyimpanan es krim
Bila es krim tidak disimpan dengan baik, sebagian es krim yang mencair akan membentuk kristal es yang lebih besar dan ketika kembali dimasukkan ke pendingin kristal esnya akan tumbuh membesar. Hal ini akan mengakibatkan teksturnya menjadi semakin kasar dan tidak enak di mulut. Selain itu, sebenarnya pengasaran tekstur ini bisa juga diakibatkan karena laktosa (gula susu) akan mengkristal dari larutan dan sukar melarut kembali.Untuk mengatasi hal ini, bila selesai makan (sebelum menyimpan kembali), dapat ditaburkan sedikit gum atau serbuk selulosa di atas es krim. Serbuk-serbuk itu akan menyerap kuat air yang mencair sehingga pembentukan kristal es yang besar dapat dicegah.

Manfaat Es krim
Banyak orang yang beranggapan bahwa makan Es krim bisa membuat gemuk (terutama kaum hawa), membuata batuk-pilek, gigi berlubang, sampai sakit kepala. Mitos ini berkembang cepat dimasyarakat tanpa tahu fakta sebenarnya yang terkandung dalam Ice Crean ini. Berikut adalah beberapa fakta yang terkait dengan Es krim,
Komposisi es krim yg mengandung energi, protein dan lemak jenuh selalu menjadi tudingan yg menyebabkan biang keladi kegemukan. Padahal komposisi energi pada es krim hanya sekitar 10 persen saja dari total kebutuhan lemak setiap harinya sekitar 15 persen. Jadi jumlah tersebut masih terlalu kecil bila disangka sebagai penyebab kegemukan. Es krim ternyata dapat membantu menurunkan berat badan. Mengkonsumsi siceuatu yang dingin akan meningkatkan suhu tubuh dan membakar kalori serta lemak.
Cokelat dalam es krim juga bermanfaat bagi tubuh. Es krim jenis ini kaya akan flavonoid yang mengurangi peradangan arteri jantung. Dark chocolate memiliki flavonoid yang melindungi arteri jantung dari kelelahan.
Es krim bukanlah penyebab batuk dan pilek. Lelehan es krim yg masuk ke dalam mulut diakibatkan oleh pengaruh suhu tubuh. Oleh karena itu saat es krim masuk ke dalam kerongkongan suhunya pun sudah tidak dingin dan tidak akan menyebabkan batuk pilek bagi yang mengkonsumsinya.
Larangan memakan es krim saat sakit juga merupakan anggapan yg salah. Pada saat sakit tubuh kita membutuhkan banyak cairan agar terhindar dari dehidrasi. Es krim yg mengandung banyak air sangat berguna sebagai penyedia cairan tubuh. Yg tidak boleh adalah, orang sakit yg menderita radang ternggorokan, asma dan amandel, karena dgn suhu tinggi dapat membuat penyakit tersebut kambuh.
Es krim terbukti memiliki kandungan gizi yang tak terduga, Ternyata es krim banyak manfaat untuk tubuh. Di dalam susu yang merupakan bahan dasar es krim, ada lebih dari 100.000 jenis molekul. Selain air dan lemak, molekul-molekul itu mengandung banyak zat, seperti protein, karbohidrat, mineral, enzim-enzim, gas, serta vitamin A. C dan D. Selain itu, susu juga mengandung beberapa komponen bioaktif berupa protein susu, laktosa, asam-asam lemak dan mineral, dan yang jadi jagoannya adalah kalsium. Itu sebabnya es krim memiliki manfaat yang tinggi untuk kiceehatan tubuh.
Kandungan kalsium pada es krim bermanfaat menjaga kepadatan massa tulang, pencegahan osteoporosis, kanker, serta hipertensi. Sedangkan fungsi asam lemak dan asam linoleat pada es krim adalah untuk meningkatkan aktivitas antipatogenik, antibakteri, dan antiviral. Dan yang terakhir yaitu Laktosa, selain dapat menambah cita rasa ternyata juga dapat mempertahankan rasa enak pada es krim.
Setelah mengetahu fakta tentang Es krim, tidak usa takut dan ragu untuk mengkonsumsinya, karena kandungannya sangat bermanfaat bagi tubuh kita.

Mitos dan Fakta Seputar Es krim
Banyak mitos yang beredar mengatakan bahwa mengonsumsi es krim akan menyebabkan kegemukan. Ada pula yang menyebut es krim penyebab batuk dan pilek, bahkan es krim juga dituding sebagai penyebab gigi berlubang.
Benarkah mitos-mitos seputar es krim tersebut? Nah untuk lebih mengetahui kebenarannya, ada baiknya Anda simak mitos dan fakta seputar es krim berikut:

Mitos: Es krim biang keladi kegemukan.
Fakta: Kegemukan disebabkan oleh energi dan lemak yang berlebihan serta kurang aktivitas fisik karena kebiasaan makan yang kurang baik dan faktor keturunan. Sementara itu, kontribusi energi dan lemak dalam es krim per takaran saji sangat kecil, yaitu sekitar 10 persen dari total kebutuhan energi per hari dan 15 persen dari total kebutuhan lemak per hari.

Mitos: Es krim menyebabkan batuk pilek.
Fakta: Es krim cepat meleleh saat masuk ke dalam rongga mulut karena pengaruh suhu tubuh, jadi saat es krim masuk ke kerongkongan, suhunya sudah tidak sedingin air es. Penyebab batuk pilek adalah terutama virus dan alergen pada anak-anak yang mempunyai sifat alergi bawaan.

Mitos: Es krim menyebabkan gigi berlubang.
Fakta: Gigi berlubang disebabkan fermentasi sisa karbohidrat dan gula yang tertinggal pada gigi. Dianjurkan untuk minum air putih, berkumur, atau menggosok gigi setelah mengonsumsi makanan manis seperti es krim.

Mitos: Memakan es krim terlalu cepat membuat sakit kepala.
Fakta: Ada teori yang mengatakan bahwa sakit kepala karena es krim (atau yang lebih umum disebut brain freeze) disebabkan karena pendinginan yang cepat pada sinus frontalis, yang memicu saraf nyeri lokal.

Teori yang lain mengatakan, penyebabnya adalah penyempitan pembuluh darah di langit-langit dan belakang mulut menyebabkan aktifnya saraf nyeri dan rasa nyeri menyebar ke kepala. Di bagian belakang mulut terdapat pusat saraf yang disebut sphenopalatine ganglion, dan sangat mungkin inilah penyebab dari brain freeze.



Sumber:

2 komentar: